[email protected] Jl. Ganggawa no.3 Parepare Login

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEREMPUAN MEMBELI PRODUK PEMUTIH

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEREMPUAN MEMBELI PRODUK PEMUTIH

Penulis:Hasnawati.SKM / Pemerhati Kesehatan

Perempuan terpapar ribuan iklan dari perusahaan yang sudah disetting sedemikian unik dan menarik sehingga menciptakan image seolah-olang peremppuan yang cantik dan menarik adalah perempuan yang putih dengan muka yang licin dan glowing

Perusahaan menggunakan media social seperti Youtube, Instagram, Facebook, Whatsapp dan Twitter dalam menciptakan sebuah ilusi yang terlihat begitu nyata bahwa  produk pemutih yang dia ciptakan tidak berbahaya.

Produk kecantikan tampil dengan iklan yang unik dan spesifik hadir mensugesti pikiran perempuan, sehingga perempuan begitu mempercayai apa yang disunguhkan oleh iklan, ditambah dengan pertunjukan hasil tersimoni-testimoni yang menyesatkan, serta komentar dan umpan balik dari pelanggang yang dibuat seolah-olah nyata tentang efektivitas produk mereka, maka semakin terperangkaplah perempuan dengan gambar visual yang ditampilkan dalam iklan.

Iklan kosmetik pemutih secara dramatis merasuk kedalam berbagai media, pemasaran mereka terus meningkat, industri mereka mencengkeram pikiran perempuan dalam berbagai mesin pencari yang ada di internet.

Berdasarkan hasil penelitian, media sosial dan sistem optimasi mesin pencari, secara tidak langsung membantu memfasilitasi kegiatan pemasaran dalam bisnis (Bernama, 2014). Iklan diterapkan dengan tujuan memengaruhi orang untuk berpikir atau bertindak dengan tujuan tertentu (Jen Green,2012). media social memberikan peluang besar dan menjanjikan bagi perusahaan untuk terhubung dengan konsumen dengan biaya yang rendah (Sisira Neti, 2011)

Maka tidak diragukan lagi semua media daring (online) telah mempengaruhi mindset perempuan secara berulang-ulang, secara otomatis juga akan mempengaruhi setiap tindakan perempuan dalam mengambil keputusan untuk membeli sebuah produk kecantikan (pemutih) dipengaruhi alam bawa sadar mereka.

Alam bawa (unconscious) dalam terminology Freudian adalah perilaku yang dilakukan secara terus menerus akan menjadi informasi yang mengendap dialam bawa sadar sehingga menjadi habits atau suatu tindakan otomatis yang dilakukan tanpa membutuhan proses berpikir.

Sebagian besar produk pemutih yang tidak terdaftar dibawah Departemen Kesehatan kemungkinan mengandung bahan kimia berbahaya dan racun (Departemen Farmasi 2015).

Begitu banyak produk kecantikan yang beredar dipasaran tidak mendapatkan persetujuan Dewan Iklan Obat yang berada dibawah Departemen Kesehatan. Apalagi pembelian online yang begitu mudah diakses konsumen untuk mendapatkan produk-produk ilegal.

Kata-kata jebakan yang selalu dihadirkan perusahaan kosmetik adalah ‘Lebih putih, cerah sempurnah, glowing, hanya dalam  3 hari’ yes inilah jargon perusahaan yang menghadirkan mimpi-mimpi besar yang seolah-olah menjanjikan akan hadirnya kesempurnaan sesaat pada raga perempuan.

Wanita yang terobsesi dengan kecantikan dan kesempurnaan harus berhati-hati dalam memilih produk kecantikan terutama yang didapatkan dari media social yang menampilkan kesaksian produk dengan hasil yang kurang logis dari wajah yang hitam tiba-tiba menjadi putih, licin, kenyal dan bercahaya  dalam beberapa kali pemakaian saja.

Berdasarkan penelitian Iklan dapat mengubah persepsi konsumen bahkan dapat memecahkan masalah mereka sebagai rangsangan pemasaran (Kruti Shah& Alan D ‘Souza, 2009). iklan adalah strategi pemasaran yang beroperasi sebagai platform yang memfasilitasi hubungan antara konsumen dan pengiklan. Menurut David S. Evans (2009)

Hari ini dengan puluhan iklan pemutih yang dipasarkan, perusahaan kosmetik pemutih berlomba-lomba menggunakan berbagai pendekatan dalam meraih perhatian pembeli potensial, gambar produk di setiap iklan pemutih dirancang untuk mengarahkan perhatian audiens untuk membeli produk. Dengan kata lain, keunikan kata-kata yang tidak logis akan dijadikan kata kunci dalam setiap produk. Target pembeli merekapun sudah terencana atau terorganisasi dalam setiap iklan oleh karenanya iklan dengan mudah mempengaruhi audiens. Namun penampilan iklan yang sudah sedemikian sempurnah tidak menjamin keefektifannya mempengaruhi semua target merek, karena masih ada konsumen yang bijaksana dalam memilih produk kecantikan.

REFERENCES

David S. Evans. 2009. The Online Advertising Industry: Economics, Evolution and Privacy. Journal of Economic Perspectives 23(3): 37-60.

Taken from http://ww1.utusan.com.my/utusan/Keluarga/20131202/ke_01/Ancaman-jenayah-e-dagang Bernama, 26 March 2014

Sisira neti (2011). Social Media And Its Role In Marketing. International Journal of Enterprise Computing and Business Systems.Vol1 Issue July 2011.

Waspada pembelian Ubat Online. (19 Novemver 2015). Retrieved on May 2016. Taken from http://www.pharmacy.gov.my/v2/ ms/entri/waspada-pembelian-ubat-online.html